Skip to content
ASPIKOM
- Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) merupakan satu-satunya asosiasi yang menghimpun para pengelola pendidikan tinggi ilmu komunikasi baik di tingkat jurusan maupun program studi atau fakultas di seluruh Indonesia. ASPIKOM didirikan pada tanggal 23 Maret 2007 di Salatiga, Jawa Tengah.
- Kepengurusan periode pertama dipimpin Ibu Dra. Agustina Zubair, M.Si (Almh) (Universitas Mercu Buana Jakarta), dilanjutkan Periode kedua oleh Bapak Dr. Eko Harry Susanto (Alm) (Universitas Tarumanegara), selanjutnya periode ketiga oleh Bapak Prof. Dr. Atwar Bajari (Universitas Padjajaran), Periode keempat oleh Bapak Dr. Heri Budianto, M.Si (Universitas Mercu Buana Yogyakarta), periode kelima dipimpin oleh Bapak Dr. Muhammad Sulhan, M.Si (Universitas Gadjah Mada), dan saat ini merupakan Periode Keenam yang dipimpin oleh Bapak Dr. S. Bekti Istiyanto, Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Jenderal Soedirman yang sekaligus sebagai Dekan Fisip Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
- Struktur organisasi dan kepengurusan ASPIKOM memiliki Dewan Kehormatan yang terdiri dari para praktisi komunikasi yang memiliki kredibilitas di bidangnya, dan Dewan Pakar yang terdiri dari para ahli Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sedangkan pengurus pusat diorientasikan mencerminkan perwakilan dari perguruan tinggi penyelenggara program studi, jurusan dan fakultas Komunikasi dari berbagai wilayah di Indonesia.
- Mengingat perkembangan pendidikan tinggi ilmu komunikasi, maka ASPIKOM membentuk 25 Koordinator Wilayah seluruh Indonesia, yang terbagi dalam empat wilayah, yaitu wilayah 1 yang meliputi Sumatera, Wilayah 2 yang meliputi Banten, Jawa Barat dan kalimantan, Wilayah 3 yang meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, serta Wilayah 4 yang meliputi seluruh Sulawesi, Maluku dan Papua.
- Hingga tahun 2024 jumlah anggota Aspikom hampir mendekati 400 program studi yang berada dalam rumpun Ilmu Komunikasi dari semua wilayah Indonesia.