
Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) bersama Association for Collaboration in Worldwide Academia (ACWA) menyelenggarakan agenda MoU Signing & International Community Service Program pada Selasa, 12 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan jejaring akademik internasional bidang Ilmu Komunikasi melalui kolaborasi lintas negara yang berorientasi pada riset, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, dan pertukaran keilmuan global.
Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Ketua Umum ASPIKOM, Prof. Dr. Anang Sujoko, dan perwakilan ACWA, Dr. Sukhrov Babaev. Penandatanganan ini menjadi langkah awal dimulainya Global Academic Partnership yang diharapkan mampu memperkuat posisi akademik perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.
Agenda MoU ini diikuti oleh 44 universitas anggota ASPIKOM dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, para anggota ASPIKOM mendapatkan ruang strategis untuk memperluas jejaring kerja sama internasional dengan sembilan perguruan tinggi luar negeri dalam jaringan ACWA, yaitu Washington University of Science and Technology (WUST), Tashkent University, Zarmed University Uzbekistan, Esil University, Silk Road International University, Kokand State University, Buxoro Innovattsion Ta’lim va Tibbiyot Universiteti, Asia International University, dan Samarkand International University of Technology.
Ketua Umum ASPIKOM, Prof. Dr. Anang Sujoko, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme perguruan tinggi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih luar biasa atas partisipasi teman-teman prodi seluruh Indonesia. Ada lebih dari 40 program studi yang bergabung di sini. Inilah manfaat nyata kita bergabung di ASPIKOM. Semoga melalui kegiatan hari ini semuanya dapat kita tindak lanjuti. Banyak peluang yang bisa dikejar bersama oleh program-program studi,” ungkapnya.
Koordinator kegiatan, Dr. Phil Eka Nada Shofa Alkhajar, menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan salah satu pilar penting dalam pengembangan pendidikan tinggi.
“Kerja sama internasional dalam konteks saat ini merupakan pilar penting pendidikan tinggi. Harapannya, kampus, fakultas, maupun program studi di lingkup ASPIKOM dapat terus memperkuat jejaring internasional dan memperluas kerja sama, baik di bidang riset, pengabdian masyarakat, maupun publikasi ilmiah,” jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan dari Association for Collaboration in Worldwide Academia (ACWA), Dr. Sukhrov Babaev, menekankan pentingnya komunikasi global dan perluasan jaringan kolaborasi antarnegara dalam menjawab tantangan dunia saat ini.
“Saat ini dunia menghadapi tantangan besar dalam komunikasi global. Bersama ASPIKOM, kami ingin memanfaatkan jejaring internasional yang dimiliki untuk memperluas dampak pengalaman dan praktik baik yang telah dibangun ASPIKOM. Pengalaman luar biasa tersebut perlu diperluas agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat global melalui jaringan kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya.
Kolaborasi internasional ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama semata. Sinergi langsung diwujudkan melalui pelaksanaan International Community Service Program dan forum ilmiah interaktif yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dari Indonesia maupun mitra internasional.
Agenda ini menjadi komitmen nyata ASPIKOM dan ACWA dalam memperkuat ekosistem akademik global, memperluas peluang riset kolaboratif, mengembangkan pengabdian masyarakat internasional, serta mendorong pertukaran keilmuan Ilmu Komunikasi di tingkat dunia.